KUTAI TIMUR, NETIZEN BORNEO – Pesawat Hercules C-130 milik Australia mulai terbang di langit Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (8/11/2026) sore. Kehadiran pesawat tersebut untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kenyamukan dan sekitar Bandara APT Pranoto.
Sebelum Hercules beroperasi, pesawat dari NSW Rural Fire Service Australia lebih dulu terbang di kawasan tersebut. Pesawat itu bertugas melakukan pemantauan terhadap titik-titik kebakaran yang berlangsung sejak dua hari sebelumnya.
Pesawat Pengarah Lebih Dulu Beroperasi
Warga melaporkan sebuah pesawat bermesin jet dan satu pesawat turboprop terbang rendah di daerah Kenyamukan–Pendidikan pada Minggu sore. Pesawat bermesin jet itu berperan sebagai pengarah, sementara pesawat turboprop merupakan Hercules yang membawa air untuk water bombing.
Informasi yang beredar menyebutkan pesawat tersebut membawa nomor registrasi VH-HJO dan VH-VHS. Keduanya diketahui milik NSW Rural Fire Service Australia. Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai rincian registrasi maupun jadwal operasi kedua pesawat.
Warga Berharap Api Segera Padam
Kehadiran pesawat Australia itu mendapat perhatian warga Sangatta. Mereka berharap bantuan udara tersebut mempercepat pemadaman karhutla di kawasan Kenyamukan dan sekitar Bandara APT Pranoto.
“Semoga api di APT Pranoto dan Kenyamukan Sangatta segera padam,” ujar seorang warga di lokasi.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperoleh bantuan dua unit pesawat dari Australia. Bantuan itu untuk penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kaltim.
Bantuan Berlangsung Sepekan
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menyerahkan bantuan tersebut di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Australia ikut dalam operasi pemadaman karhutla di Kalimantan Timur pada 6–12 November 2026.
Bantuan tersebut mencakup Pesawat C-130 Large Air Tanker milik NSW Rural Fire Service Australia. Pesawat itu mampu menjatuhkan 15.000 liter air dalam setiap sortie, dengan perkiraan enam sortie per hari. Australia juga mengirim satu pesawat pengarah Cessna Citation dan 20 personel ahli pemadaman kebakaran dari udara.
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan sejumlah alutsista Australia turun langsung untuk pemadaman karhutla. “Ada satu pesawat C-130 Hercules dan satu pesawat Cessna. Pesawat akan dioperasikan oleh New South Wales Rural Fire Service,” kata Kristomei.
Petugas darat, relawan, dan dukungan udara terus berkolaborasi menangani karhutla di Kutai Timur. Semoga segala upaya pemadaman berjalan lancar, api segera padam, dan asap tak lagi menyelimuti langit Bumi Etam.(Abu)
📍 NETIZEN BORNEO — Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
🌐 Website: www.netizenborneo.com
📱 Instagram: netizen_neo
🎥 TikTok: netizen__neo
📩 Email Redaksi: info@netizenborneo.com
💬 WhatsApp Redaksi: 0821-3555-5475

