BARITO KUALA, NETIZEN BORNEO โ Helikopter water bombing milik ARC Helicopters dengan nomor registrasi VH-HGM jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026) siang. Insiden ini menimpa tiga awak. Dua orang selamat, satu awak lainnya ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 17.50 Wita.
Helikopter tersebut diduga jenis Eurocopter EC225LP Super Puma II+ dengan nomor registrasi VH-HGM. Informasi awal menyebutkan helikopter mengangkut warga negara asing (WNA), tetapi belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas maupun jumlah penumpang.
Kronologi Dugaan Awal
Camat Jenamas, Zulkarnain Masdipura, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan informasi sementara, helikopter sedang menjalankan misi pengambilan air atau water bombing di Sungai Barito. Misi itu untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Rekaman video warga yang beredar menunjukkan helikopter terbang rendah saat mengambil air di sungai. Ketika berusaha kembali terbang, helikopter diduga mengalami kesulitan mendapatkan daya angkat. Helikopter akhirnya jatuh dan tercebur ke Sungai Barito.
Warga di sekitar lokasi langsung bergerak melakukan pertolongan. Mereka menggunakan perahu nelayan untuk mengevakuasi awak helikopter dari permukaan air.
Dua Awak Selamat, Satu Dicari
Dari tiga orang awak di dalam helikopter, dua orang berhasil diselamatkan. Keduanya yakni Nugh Page N2.L dan Mick Betteridge (WNA). Sementara satu awak lainnya, Yayan Supyansury (WNI), masih dalam proses pencarian saat berita ini diturunkan.
Informasi sementara menyebutkan aparat dari Polsek Jenamas, Koramil Jenamas, serta tim medis Puskesmas Jenamas telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 12.29 Wita. Mereka melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi.
Tim Basarnas Banjarmasin dan BPBD Kabupaten Barito Selatan dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Tim tersebut akan membantu proses pencarian korban serta penanganan insiden.
Bangkai helikopter dan proses evakuasi dilaporkan mengarah ke Desa Tabatan Baru. Aparat gabungan masih melakukan penanganan di lapangan.
Korban Terakhir Ditemukan Meninggal Dunia
Informasi terbaru sekitar pukul 17.50 Wita menyebutkan korban terakhir telah ditemukan. Korban berinisial Yayan Supyansury dinyatakan meninggal dunia (MD).
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti jatuhnya helikopter belum diketahui. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan pendataan di lapangan.(Kdj)
๐ NETIZEN BORNEO โ Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
๐ Website: www.netizenborneo.com
๐ฑ Instagram: netizen_neo
๐ฅ TikTok: netizen__neo
๐ฉ Email Redaksi: info@netizenborneo.com
๐ฌ WhatsApp Redaksi: 0821-3555-5475

