SAMARINDA, NETIZEN BORNEO โ€“ Kebakaran melanda permukiman di Jalan Pahlawan 1, Gang 7, RT 21 dan RT 22, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (29/10/2026). Api menghanguskan sekitar 12 rumah dan membuat 48 jiwa dari 14 kepala keluarga terdampak. Dua bangunan lain turut terdampak.

Koordinator Relawan Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto, mengatakan kebakaran berlangsung sekitar pukul 15.10 hingga 16.50 Wita. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski sejumlah warga dilaporkan mengalami luka dan gangguan pernapasan,” kata Joko.

Sejumlah Warga Alami Luka dan Sesak Napas

Berdasarkan data sementara ITS, sejumlah warga mengalami luka bakar ringan dan luka robek di tangan. Lima orang lainnya dilaporkan mengalami sesak napas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH, menyebut satu orang mengalami luka bakar.

“Di Jalan Wolter Monginsidi Gang 7 itu membakar untuk sementara sekitar 12-an rumah. Ini masih berlangsung proses pendinginan. Jadi ada korban terbakar satu orang,” ujar Hendra di lokasi kejadian.

Api Diduga Berasal dari Rumah Terkunci

Menurut laporan sementara, api diduga bermula dari salah satu rumah yang terkunci karena ditinggalkan pemiliknya. “Tapi untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian,” tambah Joko. Hendra juga menyebut api diduga berasal dari rumah yang sedang ditinggal pemiliknya keluar. Namun, penyebab pasti masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Akses Sempit dan Air Terbatas Jadi Kendala

Besarnya kobaran api dan kondisi permukiman menyulitkan petugas. Sejumlah kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber air, banyaknya warga yang menonton, serta akses jalan yang sempit dan menanjak. Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan. “Alhamdulillah ada intake PDAM di atas, kita mendapat suplai air,” kata Hendra.

Sembilan Unit Damkar dan 32 Mesin Pompa Dikerahkan

Pemadaman melibatkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari Disdamkar Kota Samarinda dan PMK swasta. Petugas juga mengerahkan 32 mesin pompa portabel milik relawan. Hendra menambahkan, petugas mengerahkan empat posko pemadam kebakaran dengan masing-masing dua unit. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Hingga petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Sejumlah unsur gabungan turut dikerahkan. Unsur tersebut meliputi Disdamkar dan Penyelamatan Kota Samarinda, Relawan Kota Samarinda, Tim Medis Emergency Medical Team-ITS, Command Centre 112, Satreskrim Polresta Samarinda, PMI Samarinda, Polsek Samarinda Ulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim PLN Samarinda, serta ORARI. Petugas dan relawan bekerja bersama memadamkan api serta menangani dampak kebakaran.

Penyebab dan Kerugian Masih Didata

Penyebab pasti kebakaran dan besaran kerugian masih memerlukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di permukiman padat dengan akses terbatas.(Riz)


๐Ÿ“ NETIZEN BORNEO โ€” Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
๐ŸŒ Website: www.netizenborneo.com
๐Ÿ“ฑ Instagram: netizen_neo
๐ŸŽฅ TikTok: netizen__neo
๐Ÿ“ฉ Email Redaksi: netizen.neo0@gmail.com
๐Ÿ’ฌ WhatsApp Redaksi: 0821-3555-5475