MELAWI, NETIZEN BORNEO โ€“ Kebakaran melanda kawasan pusat pasar Jalan Merak, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Rabu (28/10/2026) subuh. Peristiwa ini menghanguskan puluhan rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai tempat usaha sekaligus hunian. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Informasi sementara menyebutkan sekitar 80 ruko terdampak. Namun, laporan lain menyebutkan sekitar 50 bangunan ruko terdampak, termasuk Klenteng Fuk Tek Chie. Kobaran api melalap bangunan hingga rata dengan tanah. Peristiwa yang terjadi waktu subuh itu sontak menjadi perhatian karena lokasi berada di pusat aktivitas perdagangan masyarakat Nanga Pinoh.

Berawal dari Suara Mirip Korsleting

Kepala Klenteng Fuk Tek Chie, Minfung, mengatakan ia terbangun setelah mendengar suara yang diduga seperti korsleting listrik. Saat memeriksa keadaan, ia melihat api telah membakar salah satu ruko di Jalan Merak Dalam.

Ia kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran, layanan kepolisian 110, piket Polres Melawi, dan Polsek Nanga Pinoh. Ia juga membangunkan tetangga serta masyarakat sekitar agar segera menyelamatkan diri dan membantu evakuasi.

Api Cepat Menjalar

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.10 WIB. Kobaran api dengan cepat menjalar karena bangunan di kawasan tersebut sebagian besar semi permanen dan saling berdempetan. Personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak meluas. Hujan yang turun saat kejadian turut membantu proses pemadaman.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan. Armada tersebut meliputi BS-PBK Bhakti Mulia Nanga Pinoh, PDAM, Kementerian PUPR, AP 21, BPK BUSERA Sintang, hingga pemadam kebakaran TNI AD. Masyarakat sekitar juga turut membantu petugas di lapangan.

Polisi Bantu Pemadaman dan Pengamanan

Personel Polres Melawi dan Polsek Nanga Pinoh mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima informasi. Bersama petugas pemadam kebakaran, instansi terkait, dan masyarakat, polisi membantu penanganan kebakaran. Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Polisi membantu proses pemadaman, memastikan warga menjauh dari area berbahaya, serta mendukung upaya penyelamatan barang-barang milik masyarakat yang masih dapat dievakuasi. Warga yang berada di sekitar titik kebakaran juga berupaya menyelamatkan diri dan mengamankan barang-barang yang masih bisa dibawa keluar.

Pendataan dan Penyidikan

Personel kepolisian selanjutnya melakukan pengamanan lokasi. Petugas membantu pendataan awal bangunan terdampak, mengumpulkan keterangan saksi, serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Jumlah pasti bangunan terdampak dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Penyebab kebakaran juga masih diselidiki lebih lanjut.

Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi melalui jajaran Polres Melawi menegaskan pentingnya kehadiran personel di tengah masyarakat. Terutama ketika warga menghadapi situasi darurat yang membutuhkan bantuan cepat dan kerja sama berbagai pihak.

Imbauan Waspada Kebakaran

Musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga membawa kekhawatiran bagi warga yang terdampak. Koordinasi, kepedulian, dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat melewati situasi sulit tersebut.

Polres Melawi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik serta segera melaporkan keadaan darurat kepada petugas.(Dni)


๐Ÿ“ NETIZEN BORNEO โ€” Suara Warga Kalimantan, Mata Hati Borneo
๐ŸŒ Website: www.netizenborneo.com
๐Ÿ“ฑ Instagram: netizen_neo
๐ŸŽฅ TikTok: netizen__neo
๐Ÿ“ฉ Email Redaksi: netizen.neo0@gmail.com
๐Ÿ’ฌ WhatsApp Redaksi: 0821-3555-5475